-->
SELAMAT DATANG DI BLOG SAYA . . .

Selasa, 16 September 2014

Welcome to My Life - Simple Plan


Hai, guys.. Kali ini aku ingin ngepost tentang salah satu lagu favoritku.
Ya, lagu ini memang terdengar biasa. Namun, jika kalian mencoba untuk menerjemahkan artinya secara utuh sambil mendengarkannya ini pasti sangat mengena banget ke kehidupan kita selama ini.
Lagu ini juga bisa dianggap sebagai sebuah curhatan sih. Hanya saja dibawakan dengan melodi yang seakan-akan gembira. Sama seperti segala hal yang terjadi di dunia ini, seperti ilusi.
Oke deh, langsung aja. Ini lirik lagunya...

Welcome To My Life - Simple Plan

Do you ever feel like breaking down ?
Do you ever feel out of place ?
Like somehow you just don’t belong 
And no one understands you

Do you ever wanna run away ?
Do you lock yourself in your room ?
With the radio on turned up so loud 
That no one hears you screaming

No you don’t know what it’s like 
When  nothing feels all right
You don’t know what it’s like 
To be like me

To be hurt 
To feel lost 
To be left out in the dark
To be kicked when you’re down 
To feel like you’ve been pushed around
To be on the edge of breaking down 
And no one’s there to save you
No you don’t know what is like 
Welcome to my life

Do you wanna be somebody else ?
Are you sick of feeling so left out ?
Are you desperate to find something more 
Before your life is over

Are you stuck inside a world you hate ?
Are you sick of everyone around ?
With their big fake smiles and stupid lies 
While deep inside you’re bleeding

No you don’t know what it’s like 
When  nothing feels all right
You don’t know what it’s like 
To be like me

To be hurt 
To feel lost 
To be left out in the dark
To be kicked when you’re down 
To feel like you’ve been pushed around
To be on the edge of breaking down 
And no one’s there to save you
No you don’t know what is like 
Welcome to my life

No one ever lied straight to your face 
No one ever stabbed you in the back
You might think I’m happy 
But i’m not gonna be okay 
Everybody always gave you what you wanted
Never had to work it was always there 
You don’t know what it’s like 
What it’s like

To be hurt 
To feel lost 
To be left out in the dark
To be kicked when you’re down 
To feel like you’ve been pushed around
To be on the edge of breaking down 
And no one’s there to save you
No you don’t know what is like (what is like)

To be hurt 
To feel lost 
To be left out in the dark
To be kicked when you’re down 
To feel like you’ve been pushed around
To be on the edge of breaking down 
And no one’s there to save you
No you don’t know what is like 
Welcome to my life

Welcome to my life

Welcome to my life

      Jika kita mendalami arti dari lagu ini, kita pasti akan tau bahwa lagu ini menggambarkan tentang kehidupan manusia yang rumit. Kadang kita tidak bisa membedakan antara mana yang benar-benar baik dan mana yang pura-pura baik. Itu semua terlihat semu bagaikan sebuah ilusi. Dalam hal ini, yang bisa kita lakukan hanyalah menikmati semuanya dan berusaha untuk melupakan rasa sakit yang datang mendera dari senyum palsu dan kebohongan yang terlihat sangat jelas di depan mata kita. Selain itu, dalam lagu ini menceritakan bahwa kadang saat kita berada di bawah, dunia akan mengabaikanmu bagaikan kamu nggak pernah berjasa pada dunia. Memang itu kenyataan yang pahit, bahkan seseorang dapat depresi karena hal tersebut. Kadang, meski kita telah berusaha semaksimal yang kita bisa, tetap saja hasil yang kita peroleh tidak dihargai oleh orang lain bahkan kadang juga dicela. Seakan-akan semua yang kamu lakukan selalu salah di mata orang lain. Satu hal yang paling menyebalkan dari hal itu yaitu orang tersebut tidak merasakan apa yang kamu rasakan. Bagaimanapun mereka mencoba, yang kamu rasakan akan selalu berbeda dengan apa yang mereka rasakan. Dan dengan seenaknya mereka mencemooh kamu tanpa tau apa yang telah terjadi pada dirimu. Bahkan karena hal itu, sempat kamu berpikir untuk menjadi orang lain. Namun, pada akhirnya kamu tetap memilih untuk menjadi dirimu sendiri dengan segala kekurangan dan kelebihanmu. Kamu hanya terus bersyukur atas segala yang kamu miliki. Dengan semangat dan kepercayaan itu, kamu berusaha mengubah segala bentuk hinaan yang kamu terima sebagai motivasi untuk terus maju. Dan pada akhirnya, yang bisa kamu katakan kepada mereka hanyalah... "WELCOME TO MY LIFE"

Kamis, 04 September 2014

Dealova - Once


Oke, Guys.. Kayaknya aku udah lama nggak update hal-hal bermanfaat yaa..
Abis akunya galau terus sih gara-gara sekolah.. :')
Yaudah deh, kali ini aku mau ngepost lagu yang agak jadul tapi lirik maupun maknanya nggak kalah sama lagu-lagu yang lagi trend sekarang. Lagu ini berjudul "Dealova" yang artinya adalah Sebuah Cinta.
DEALOVA
Aku ingin menjadi mimpi indah dalam tidurmu


Aku ingin menjadi sesuatu yang munngkin bisa kau rindu
Karena langkah merapuh tanpa diri-Mu
Oh, karena hati tlah letih

Aku ingin menjadi sesuatu yg bisa kau sentuh


Aku ingin kau tahu bahwa ku selalu memuja-Mu
Tanpa-Mu sepinya waktu merantai hati
Oh, bayang-Mu seakan-akan..

REFF :
Kau seperti nyanyian dalam hatiku


Yang memanggil rinduku pada-Mu
Seperti udara yg kuhela kau selalu ada

Hanya diri-Mu yg bisa membuatku tenang


Tanpa diri-Mu aku merasa hilang
Dan sepi, dan sepi

Repeat REFF [2x]
Selalu ada, kau selalu ada


Selalu ada, kau selalu ada

Makna lagu :
     Sebagian besar orang mengetahui bahwa lagu ini dinyanyikan oleh Once. Tapi, tau gak sih kalo sebenernya lagu ini adalah buatan Opick ? Lagu ini jika ditujukan ke seseorang bisa dianggap sebagai lagu romantis. Namun, lagu ini sebenernya ditujukan kepada Tuhan kita. Jika kita perhatikan secara teliti lagu ini memang ditujukan kepada Tuhan yang selalu bisa membuat kita tenang. Lagu ini sebenarnya bernafaskan islami namun juga bisa digunakan untuk acara-acara umum karena bisa diartikan berbeda oleh tiap orang. Coba deh, dengarkan lagu ini dengan sungguh-sungguh dan tenang. Kamu pasti bisa tau ungkapan apa yang sebenarnya ingin disampaikan dari lagu ini. Oke, cukup sekian dariku. Selamat mencoba... ^^

Ikatan Sistem Kehidupan

     Seseorang dituntut untuk bisa mengetahui kemampuannya agar dapat memilih jalan yang sesuai untuk masa depan. Tapi, selain itu, manusia juga harus mengetahui batasannya. Dan inilah bagian tersulitnya. Ketika manusia dituntut melakukan kedua hal itu dalam waktu yang bersamaan, batasan akan kemampuan yang dimilikinya akan menjadi samar. Inilah yang aku rasakan sekarang. Semua kebijakan yang telah dibuat pasti memiliki tujuan yang baik meskipun pasti ada resiko dan tanggung jawab disana. Oleh karena itu, dalam pelaksanaan suatu kebijakan, tidak ada yang bisa disalahkan. Seperti halnya perintah : "Kreatif dan Patuh", apa yang kalian pikirkan tentang kedua hal tersebut ? Kreatif dapat diartikan sebagai melawan arus sistem yang telah ditetapkan (Out of Box) untuk mendapat hasil yang lebih baik meski tetap ada resiko kegagalan. Sedangkan, Patuh adalah hal yang sangat bertolak belakang dengan kreatif. Patuh bisa kita anggap sebagai berperilaku baik dan menuruti semua sistem yang telah dibuat dengan tujuan mencapai standard yang telah ditetapkan sebagai tujuan pada sistem tersebut. Pertanyaannya, bagaimana cara menggabungkan kedua sifat itu ? Secara logis, pemikiran itu sangat rasional namun pertanyaan itu juga bisa disanggah dengan, "Di luar sana banyak orang yang bisa menggabungkan kedua sifat itu. Mengapa kamu tidak bisa ?". Dan pada akhirnya, hanya ada banyak pertanyaan yang bisa disanggah tanpa ada jawaban satupun yang jelas.
     Dalam hal ini, aku merasa batasanku adalah kelemahanku. Kelemahanku adalah sering mengeluh, yaa aku sadar akan hal itu. Tapi, yang aku inginkan bukanlah orang yang hanya mengatakan,"Dasar pengeluh!" atau hanya menjawab dengan jawaban klasik seperti,"sabar ya ?". Itu semua bullsh*t tau gak ! Selama ini, aku terbiasa mencari beberapa orang yang bisa aku ajak curhat. Namun curhat versiku adalah berdebat. Dan biasanya, aku hanya akan curhat ke orang itu lagi ketika aku merasa orang itu memang cocok denganku. Bukan berarti orang yang aku sukai selalu cocok denganku. Yang aku maksud cocok adalah orang yang mau mendebatku dengan persepsinya sendiri, yang tidak hanya meng'iya'kan perkataanku dan bisa memahami apa yang aku rasakan. Maka dari itu, sebenarnya aku sangat benci dengan orang yang dengan mudah mengatakan kepadaku,"Ya deh, aku kalah". Aku ingin ada yang mendebatku hingga aku benar-benar diam dan puas dengan penjelasan yang telah diberikan. Sayangnya, di SMA ini aku tidak bisa menemukan orang seperti itu lagi. Mungkin ini memang kesalahanku sejak awal...
     Ini bermula dari ambisi sejak SD. Ambisiku adalah untuk memusnahkan batasan yang aku miliki dalam pergaulan. Saat SD dulu, aku hanya memiliki 2 orang teman sekaligus sahabat. 2 orang itulah yang menjadi temanku selama 6 tahun di SD + 2 tahun di TK. Aku tidak memiliki teman lagi kecuali mereka, namun mereka berdua memang sangat dekat denganku hingga aku menganggap mereka sebagai saudaraku sendiri. Kami bahkan pernah membuat angan-angan yang sangat indah untuk masa depan nanti. Tapi, hal ini berubah sejak aku mendapat rangking 1 di kelas. Temanku makin banyak, sayangnya persahabatanku dengan 2 sahabatku makin buruk.
    Tapi, karena aku menganggap itu merupakan kelemahanku dalam hal pergaulan. Aku berniat untuk memperluas pertemananku di SMP. Saat aku di SMP, aku memperluas pergaulanku ke kelompok-kelompok tertentu yang menurutku bermanfaat untuk kemajuanku. Memang aku hanya mendapat sedikit teman yang akrab, namun kenalanku makin banyak. Saat itu, aku masih merasa kurang karena pada kenyataannya aku juga tidak terlalu dikenal di SMP. Maka dari itu, aku melanjutkan ambisiku di SMA ini.
     Di SMA ini, aku memperluas lagi jangkauan pertemananku. Kali ini aku berusaha kenal dengan semua anak. Tetapi, pada kenyataannya aku hanya memiliki banyak kenalan tanpa satupun sahabat yang cocok untukku. Aku bahkan hanya 'pernah' kenal dengan kenalanku tanpa tau nama mereka. Aku disini merasa sangat kesepian. Kadang aku jadi berpikir, apa ambisiku terlalu besar sehingga akhirnya jadi seperti ini ? Jika aku salah, lalu apa yang harus aku lakukan ? Aku benar-benar bingung.. Apalagi ditambah dengan masalah yang aku hadapi dalam hal pelajaran. Aku yang dulu masih bisa termasuk dalam golongan siswa yang pintar menjadi biasa saja bahkan cenderung bodoh. Akupun nggak tau apa sebabnya, aku hanya merasa makin bodoh aja karena sistem yang baru dalam bidang pendidikan ini.
     Saat ini masalah terbesarku adalah bagaimana aku mengetahui dimana letak kesalahanku dan bagaimana cara memperbaikinya ? Aku sudah terlalu dalam tenggelam dalam sistem kehidupan ini. Lalu, apa yang harus kulakukan ? Jika jawabannya 'belajar', lebih baik go to hell aja.. Itu jawaban paling mainstream dan paling klasik. Karena pada kenyataannya, kehidupan nggak segampang teori.