-->
SELAMAT DATANG DI BLOG SAYA . . .

Rabu, 15 Oktober 2014

5 Tenses Dasar Bhs. Inggris

Oke, kali ini aku bakal ngepost hal yang cukup bermanfaat, sesuai janjiku..
Besok aku UTS Bhs. Inggris, jadi kali ini aku mau membahas tentang materi Bhs. Inggris yaitu tenses.
Waktuku gak banyak, jadi langsung aja ya.. Check it out !

5 TENSES DASAR

Tenses adalah aturan penyusunan kata dalam Bhs. Inggris yang disusun berdasarkan waktu penggunaannya (time signal). Ada 5 tenses dasar yang dipelajari di SD sampai SMA, yaitu :
a. Simple Present Tense
b. Present Continuous Tense
c. Simple Past Tense
d. Present Future Tense
e. Present Perfect Tense

PENJELASAN

A. SIMPLE PRESENT TENSE

     Tense ini biasa digunakan untuk mengungkapkan suatu kebiasaan/ rutinitas.
Rumus :
   > Kalimat Verbal :
     (+) S + V1 (s/es) + O
     (-)  S + don't/doesn't + V1 + O
     (?)  Do/Does + S + V1 + O + ?

   > Kalimat Nominal :
    (+) S + tobe + adj/adv/noun
    (-)  S + tobe + not + adj/adv/noun
    (?)  Tobe + S + adj/adv/noun

Subjek :
   > I = am
   > You, We, They = are
   > He, She, It = is

Time Signal :
  > Every monday
  > Every week, etc.

NB : Don't/do digunakan untuk subyek I, You, They, We sedangkan Doesn't/does digunakan untuk  He, She, It.

A. PRESENT CONTINUOUS TENSE

     Tense ini digunakan untuk mengungkapkan suatu hal yang sedang dilakukan sekarang.
Rumus :
   > Kalimat Verbal :
     (+) S + tobe + Ving + O
     (-)  S + tobe + not + Ving + O
     (?)  Tobe + S + Ving + O + ?

Subjek :
   > I = am
   > You, We, They = are
   > He, She, It = is
Time Signal :
   > Now

B. SIMPLE PAST TENSE

     Tense ini digunakan untuk mengungkapkan suatu kegiatan yang telah dilakukan (masa lampau).
Rumus :
   > Kalimat Verbal :
     (+) S + V2 + O
     (-)  S + didn't + V1 + O
     (?) Did + S + V1 + O + ?

   > Kalimat Nominal :
     (+) S + tobe + adj/adv/noun
     (-)  S + tobe + not + adj/adv/noun
     (?) Tobe + S + adj/adv/noun + ?

Subjek :
   > I, He, She, It = was
   > You, They, We = were

Time Signal :
   > Yesterday
   > 3 days ago
   > Last week

C. PRESENT FUTURE TENSE

     Tense ini digunakan untuk mengungkapkan kegiatan yang akan dilakukan.
Rumus :
   > Kalimat Verbal :
    (+) S + will + V1 + O
    (-)  S + will + not + V1 + O
    (?)  Will + S + V1 + O + ?
                     atau
    (+) S + tobe + going to + V1 + O
    (-)  S + tobe + not + going to + V1 + O
    (?)  Tobe + S + going to + V1 + O + ?

   > Kalimat Nominal :
    (+) S + will + be + adj/adv/noun
    (-)  S + won't + adj/adv/noun
    (?)  Will + S + adj/adv/noun + ?
                     atau
    (+) S + tobe + going to + be + adj/adv/noun
    (-)  S + tobe + not + going to + be + adj/adv/noun
    (?)  Tobe + S + going to + be + adj/adv/noun + ?

Time Signal :
   > Tonight
   > Tomorrow

D. PRESENT PERFECT TENSE

     Tense ini digunakan untuk mengungkapkan suatu kegiatan yang telah dilakukan sampai sekarang.
Rumus :
   > Kalimat Verbal :
    (+) S + have/has + V3
    (-)  S + haven't/hasn't + V3
    (?)  Have/has + S + V3 + ?

   > Kalimat Nominal :
    (+) S + have been/has been + adj/adv/noun
    (-)  S + haven't been/hasn't been + adj/adv/noun
    (?) Have/has + S + been + adj/adv/noun + ?

Time Signal :
   > Since

Oke, selesaaiii...
Do'ain aku berhasil ya UTSnya bsk ? :D
Makaseehh..

Minggu, 05 Oktober 2014

Makna Lagu "Fall for You"

Sebenernya beberapa hari ini aku lagi galau banget..
Yaah, tau sendirilah kegiatan anak SMA..
Apalagi mulai besok aku udah mulai UTS lagi, padahal aku ya merasa belum paham apa-apa..
Miris sekali kan ? T.T
Udahlah, aku mau ngisi kegalauanku ini dengan lagu galau juga..
Maaf kalo udah jarang ngepos hal-hal yang bermanfaat, lagi sibuk sekolah sih..
Lain kali kalo aku punya agak banyak waktu senggang aku janji bakal ngepos pelajaran deh.. '-'
Oke, langsung aja.. Fall for You


"Fall for You"



The best thing about tonight’s that we’re not fighting 
Hal terbaik tentang malam ini adalah kita tidak bertengkar

Could it be that we have been this way before ? 
Mungkinkah karena kita sudah pernah melalui keadaan ini sebelumnya ?

I know you don’t think that I am trying 
Aku tahu kau tidak berpikir bahwa aku berusaha

I know you’re wearing thin down to the core 
Aku tahu kesabaranmu telah habis

But hold your breath 
Tapi tahanlah nafasmu,

Because tonight will be the night  
Karena malam ini akan menjadi malam

that I will fall for you over again 
dimana aku akan jatuh cinta lagi kepadamu

Don’t make me change my mind 
Jangan membuatku berubah pikiran

Or I wont live to see another day 
Atau aku tidak ingin hidup untuk melihat hari lain

I swear it’s true 
Aku bersumpah itu benar

Because a girl like you is impossible to find 
Karena tak mungkin kutemukan gadis sepertimu

You’re impossible to find 
(gadis seperti) dirimu tak mungkin kutemukan


This is not what I intended 
Ini bukan apa yang kuharapkan

I always swore to you I’d never fall apart 
Aku selalu bersumpah kepadamu aku takkan pernah hilang kendali

You always thought that I was stronger 
Kau selalu berpikir bahwa aku lebih kuat

I may have failed 
Aku mungkin telah gagal

But I have loved you from the start 
Tetapi aku telah mencintaimu dari awal


Ooh, But hold your breath 
Ooh, Tapi tahanlah nafasmu


Because tonight will be the night  
Karena malam ini akan menjadi malam

that I will fall for you over again 
dimana aku akan jatuh cinta lagi kepadamu

Don’t make me change my mind 
Jangan membuatku berubah pikiran

Or I wont live to see another day 
Atau aku tidak ingin hidup untuk melihat hari lain

I swear it’s true 
Aku bersumpah itu benar

Because a girl like you is impossible to find 
Karena tak mungkin kutemukan gadis sepertimu

It’s impossible 
Itu tidak mungkin

So breathe in so deep 
Jadi hiruplah nafas dalam-dalam

Breathe me in, I’m yours to keep 
Hirup aku, 
aku milikmu

And hold on to your words 
Dan tahanlah lidahmu untuk berbicara

Cause talk is cheap 
Karena bicara itu mudah

And remember me tonight 
Dan ingatlah aku malam ini

When your asleep 
Ketika kamu tidur


Because tonight will be the night that I will fall for you 
Karena malam ini akan menjadi malam dimana aku akan jatuh cinta kepadamu

Over again 
lagi

Don’t make me change my mind 
Jangan membuat aku berubah pikiran

Or I wont live to see another day 
Atau aku tidak ingin hidup untuk melihat hari lain

I swear it’s true 
Aku bersumpah itu benar


Because a girl like you is impossible to find 
Karena tak mungkin kutemukan gadis sepertimu



Tonight will be the night  
Malam ini akan menjadi malam
that I will fall for you over again 
dimana aku akan jatuh cinta lagi kepadamu
Don’t make me change my mind 
Jangan membuatku berubah pikiran
Or I wont live to see another day 
Atau aku tidak ingin hidup untuk melihat hari lain
I swear it’s true 
Aku bersumpah itu benar
Because a girl like you is impossible to find 
Karena tak mungkin kutemukan gadis sepertimu
You’re impossible to find 
(gadis seperti) dirimu tak mungkin kutemukan

     Sebenernya lagu ini menceritakan tentang suatu hubungan yang telah retak dan dipenuhi oleh pertengkaran yang hampir tiap hari terjadi. Namun (dalam lagu ini), si Cowok berusaha untuk mempertahankan hubungan itu. Hingga suatu malam yang sunyi, saat nggak ada suara pertengkaran diantara mereka. Si Cowok merasa ia telah jatuh cinta lagi kepada si Cewek entah karena hal apa. Hanya saja, si Cowok merasa senang karena malam itu mereka nggak bertengkar. Ia ingin membicarakan tentang hubungan mereka dengan baik-baik tanpa pertengkaran. Ia berusaha membuat si Cewek nggak marah dan berbicara baik-baik agar perasaan si Cowok (jatuh cinta) nggak berubah ke si Cewek. Emang untuk mengartikan lagu ini lumayan sulit. Kalau ingin mengerti makna sesungguhnya dari lagu ini, silahkan dengarkan lagu ini, nyanyikan dan resapi keindahan dari tiap liriknya. Pasti kamu akan mengerti, pesan apa yang ingin disampaikan dari lagu ini. Makasih.. ^^

Selasa, 16 September 2014

Welcome to My Life - Simple Plan


Hai, guys.. Kali ini aku ingin ngepost tentang salah satu lagu favoritku.
Ya, lagu ini memang terdengar biasa. Namun, jika kalian mencoba untuk menerjemahkan artinya secara utuh sambil mendengarkannya ini pasti sangat mengena banget ke kehidupan kita selama ini.
Lagu ini juga bisa dianggap sebagai sebuah curhatan sih. Hanya saja dibawakan dengan melodi yang seakan-akan gembira. Sama seperti segala hal yang terjadi di dunia ini, seperti ilusi.
Oke deh, langsung aja. Ini lirik lagunya...

Welcome To My Life - Simple Plan

Do you ever feel like breaking down ?
Do you ever feel out of place ?
Like somehow you just don’t belong 
And no one understands you

Do you ever wanna run away ?
Do you lock yourself in your room ?
With the radio on turned up so loud 
That no one hears you screaming

No you don’t know what it’s like 
When  nothing feels all right
You don’t know what it’s like 
To be like me

To be hurt 
To feel lost 
To be left out in the dark
To be kicked when you’re down 
To feel like you’ve been pushed around
To be on the edge of breaking down 
And no one’s there to save you
No you don’t know what is like 
Welcome to my life

Do you wanna be somebody else ?
Are you sick of feeling so left out ?
Are you desperate to find something more 
Before your life is over

Are you stuck inside a world you hate ?
Are you sick of everyone around ?
With their big fake smiles and stupid lies 
While deep inside you’re bleeding

No you don’t know what it’s like 
When  nothing feels all right
You don’t know what it’s like 
To be like me

To be hurt 
To feel lost 
To be left out in the dark
To be kicked when you’re down 
To feel like you’ve been pushed around
To be on the edge of breaking down 
And no one’s there to save you
No you don’t know what is like 
Welcome to my life

No one ever lied straight to your face 
No one ever stabbed you in the back
You might think I’m happy 
But i’m not gonna be okay 
Everybody always gave you what you wanted
Never had to work it was always there 
You don’t know what it’s like 
What it’s like

To be hurt 
To feel lost 
To be left out in the dark
To be kicked when you’re down 
To feel like you’ve been pushed around
To be on the edge of breaking down 
And no one’s there to save you
No you don’t know what is like (what is like)

To be hurt 
To feel lost 
To be left out in the dark
To be kicked when you’re down 
To feel like you’ve been pushed around
To be on the edge of breaking down 
And no one’s there to save you
No you don’t know what is like 
Welcome to my life

Welcome to my life

Welcome to my life

      Jika kita mendalami arti dari lagu ini, kita pasti akan tau bahwa lagu ini menggambarkan tentang kehidupan manusia yang rumit. Kadang kita tidak bisa membedakan antara mana yang benar-benar baik dan mana yang pura-pura baik. Itu semua terlihat semu bagaikan sebuah ilusi. Dalam hal ini, yang bisa kita lakukan hanyalah menikmati semuanya dan berusaha untuk melupakan rasa sakit yang datang mendera dari senyum palsu dan kebohongan yang terlihat sangat jelas di depan mata kita. Selain itu, dalam lagu ini menceritakan bahwa kadang saat kita berada di bawah, dunia akan mengabaikanmu bagaikan kamu nggak pernah berjasa pada dunia. Memang itu kenyataan yang pahit, bahkan seseorang dapat depresi karena hal tersebut. Kadang, meski kita telah berusaha semaksimal yang kita bisa, tetap saja hasil yang kita peroleh tidak dihargai oleh orang lain bahkan kadang juga dicela. Seakan-akan semua yang kamu lakukan selalu salah di mata orang lain. Satu hal yang paling menyebalkan dari hal itu yaitu orang tersebut tidak merasakan apa yang kamu rasakan. Bagaimanapun mereka mencoba, yang kamu rasakan akan selalu berbeda dengan apa yang mereka rasakan. Dan dengan seenaknya mereka mencemooh kamu tanpa tau apa yang telah terjadi pada dirimu. Bahkan karena hal itu, sempat kamu berpikir untuk menjadi orang lain. Namun, pada akhirnya kamu tetap memilih untuk menjadi dirimu sendiri dengan segala kekurangan dan kelebihanmu. Kamu hanya terus bersyukur atas segala yang kamu miliki. Dengan semangat dan kepercayaan itu, kamu berusaha mengubah segala bentuk hinaan yang kamu terima sebagai motivasi untuk terus maju. Dan pada akhirnya, yang bisa kamu katakan kepada mereka hanyalah... "WELCOME TO MY LIFE"

Kamis, 04 September 2014

Dealova - Once


Oke, Guys.. Kayaknya aku udah lama nggak update hal-hal bermanfaat yaa..
Abis akunya galau terus sih gara-gara sekolah.. :')
Yaudah deh, kali ini aku mau ngepost lagu yang agak jadul tapi lirik maupun maknanya nggak kalah sama lagu-lagu yang lagi trend sekarang. Lagu ini berjudul "Dealova" yang artinya adalah Sebuah Cinta.
DEALOVA
Aku ingin menjadi mimpi indah dalam tidurmu


Aku ingin menjadi sesuatu yang munngkin bisa kau rindu
Karena langkah merapuh tanpa diri-Mu
Oh, karena hati tlah letih

Aku ingin menjadi sesuatu yg bisa kau sentuh


Aku ingin kau tahu bahwa ku selalu memuja-Mu
Tanpa-Mu sepinya waktu merantai hati
Oh, bayang-Mu seakan-akan..

REFF :
Kau seperti nyanyian dalam hatiku


Yang memanggil rinduku pada-Mu
Seperti udara yg kuhela kau selalu ada

Hanya diri-Mu yg bisa membuatku tenang


Tanpa diri-Mu aku merasa hilang
Dan sepi, dan sepi

Repeat REFF [2x]
Selalu ada, kau selalu ada


Selalu ada, kau selalu ada

Makna lagu :
     Sebagian besar orang mengetahui bahwa lagu ini dinyanyikan oleh Once. Tapi, tau gak sih kalo sebenernya lagu ini adalah buatan Opick ? Lagu ini jika ditujukan ke seseorang bisa dianggap sebagai lagu romantis. Namun, lagu ini sebenernya ditujukan kepada Tuhan kita. Jika kita perhatikan secara teliti lagu ini memang ditujukan kepada Tuhan yang selalu bisa membuat kita tenang. Lagu ini sebenarnya bernafaskan islami namun juga bisa digunakan untuk acara-acara umum karena bisa diartikan berbeda oleh tiap orang. Coba deh, dengarkan lagu ini dengan sungguh-sungguh dan tenang. Kamu pasti bisa tau ungkapan apa yang sebenarnya ingin disampaikan dari lagu ini. Oke, cukup sekian dariku. Selamat mencoba... ^^

Ikatan Sistem Kehidupan

     Seseorang dituntut untuk bisa mengetahui kemampuannya agar dapat memilih jalan yang sesuai untuk masa depan. Tapi, selain itu, manusia juga harus mengetahui batasannya. Dan inilah bagian tersulitnya. Ketika manusia dituntut melakukan kedua hal itu dalam waktu yang bersamaan, batasan akan kemampuan yang dimilikinya akan menjadi samar. Inilah yang aku rasakan sekarang. Semua kebijakan yang telah dibuat pasti memiliki tujuan yang baik meskipun pasti ada resiko dan tanggung jawab disana. Oleh karena itu, dalam pelaksanaan suatu kebijakan, tidak ada yang bisa disalahkan. Seperti halnya perintah : "Kreatif dan Patuh", apa yang kalian pikirkan tentang kedua hal tersebut ? Kreatif dapat diartikan sebagai melawan arus sistem yang telah ditetapkan (Out of Box) untuk mendapat hasil yang lebih baik meski tetap ada resiko kegagalan. Sedangkan, Patuh adalah hal yang sangat bertolak belakang dengan kreatif. Patuh bisa kita anggap sebagai berperilaku baik dan menuruti semua sistem yang telah dibuat dengan tujuan mencapai standard yang telah ditetapkan sebagai tujuan pada sistem tersebut. Pertanyaannya, bagaimana cara menggabungkan kedua sifat itu ? Secara logis, pemikiran itu sangat rasional namun pertanyaan itu juga bisa disanggah dengan, "Di luar sana banyak orang yang bisa menggabungkan kedua sifat itu. Mengapa kamu tidak bisa ?". Dan pada akhirnya, hanya ada banyak pertanyaan yang bisa disanggah tanpa ada jawaban satupun yang jelas.
     Dalam hal ini, aku merasa batasanku adalah kelemahanku. Kelemahanku adalah sering mengeluh, yaa aku sadar akan hal itu. Tapi, yang aku inginkan bukanlah orang yang hanya mengatakan,"Dasar pengeluh!" atau hanya menjawab dengan jawaban klasik seperti,"sabar ya ?". Itu semua bullsh*t tau gak ! Selama ini, aku terbiasa mencari beberapa orang yang bisa aku ajak curhat. Namun curhat versiku adalah berdebat. Dan biasanya, aku hanya akan curhat ke orang itu lagi ketika aku merasa orang itu memang cocok denganku. Bukan berarti orang yang aku sukai selalu cocok denganku. Yang aku maksud cocok adalah orang yang mau mendebatku dengan persepsinya sendiri, yang tidak hanya meng'iya'kan perkataanku dan bisa memahami apa yang aku rasakan. Maka dari itu, sebenarnya aku sangat benci dengan orang yang dengan mudah mengatakan kepadaku,"Ya deh, aku kalah". Aku ingin ada yang mendebatku hingga aku benar-benar diam dan puas dengan penjelasan yang telah diberikan. Sayangnya, di SMA ini aku tidak bisa menemukan orang seperti itu lagi. Mungkin ini memang kesalahanku sejak awal...
     Ini bermula dari ambisi sejak SD. Ambisiku adalah untuk memusnahkan batasan yang aku miliki dalam pergaulan. Saat SD dulu, aku hanya memiliki 2 orang teman sekaligus sahabat. 2 orang itulah yang menjadi temanku selama 6 tahun di SD + 2 tahun di TK. Aku tidak memiliki teman lagi kecuali mereka, namun mereka berdua memang sangat dekat denganku hingga aku menganggap mereka sebagai saudaraku sendiri. Kami bahkan pernah membuat angan-angan yang sangat indah untuk masa depan nanti. Tapi, hal ini berubah sejak aku mendapat rangking 1 di kelas. Temanku makin banyak, sayangnya persahabatanku dengan 2 sahabatku makin buruk.
    Tapi, karena aku menganggap itu merupakan kelemahanku dalam hal pergaulan. Aku berniat untuk memperluas pertemananku di SMP. Saat aku di SMP, aku memperluas pergaulanku ke kelompok-kelompok tertentu yang menurutku bermanfaat untuk kemajuanku. Memang aku hanya mendapat sedikit teman yang akrab, namun kenalanku makin banyak. Saat itu, aku masih merasa kurang karena pada kenyataannya aku juga tidak terlalu dikenal di SMP. Maka dari itu, aku melanjutkan ambisiku di SMA ini.
     Di SMA ini, aku memperluas lagi jangkauan pertemananku. Kali ini aku berusaha kenal dengan semua anak. Tetapi, pada kenyataannya aku hanya memiliki banyak kenalan tanpa satupun sahabat yang cocok untukku. Aku bahkan hanya 'pernah' kenal dengan kenalanku tanpa tau nama mereka. Aku disini merasa sangat kesepian. Kadang aku jadi berpikir, apa ambisiku terlalu besar sehingga akhirnya jadi seperti ini ? Jika aku salah, lalu apa yang harus aku lakukan ? Aku benar-benar bingung.. Apalagi ditambah dengan masalah yang aku hadapi dalam hal pelajaran. Aku yang dulu masih bisa termasuk dalam golongan siswa yang pintar menjadi biasa saja bahkan cenderung bodoh. Akupun nggak tau apa sebabnya, aku hanya merasa makin bodoh aja karena sistem yang baru dalam bidang pendidikan ini.
     Saat ini masalah terbesarku adalah bagaimana aku mengetahui dimana letak kesalahanku dan bagaimana cara memperbaikinya ? Aku sudah terlalu dalam tenggelam dalam sistem kehidupan ini. Lalu, apa yang harus kulakukan ? Jika jawabannya 'belajar', lebih baik go to hell aja.. Itu jawaban paling mainstream dan paling klasik. Karena pada kenyataannya, kehidupan nggak segampang teori.

Senin, 04 Agustus 2014

I'm a Loser and I Know That

     Perkenalkan, namaku Dandy Fajar Mahendra. Hari ini, hari pertama aku masuk ke sekolah menggunakan seragam abu-abu. Ya, hari ini aku telah resmi jadi siswa Smarihasta jurusan MIA. Tapi jangan salah, kali ini aku tidak ingin menceritakan ataupun menyombongkan perkara tersebut. Kali ini aku hanya ingin curhat aja tentang masalah terbesarku selama ini. Aku adalah tipe orang yang sangat sulit bergaul. Selama ini aku udah berusaha buat jadi temen yang asyik, ceria serta selalu membantu teman-temanku ketika mereka butuh bantuanku dan aku bisa menanganinya. Tapi rasanya, itu semua hanya sebuah fake smile. Ketika aku berusaha untuk menjadi orang yang aku harapkan, yang ada malah aku selalu merasa bahwa aku nggak bisa menjadi diriku sendiri. Pepatah bijak mengatakan,"Yang terpenting adalah melakukan yang terbaik dan yang menurutmu baik". Aku udah merasa melakukannya, namun tetep aja seakan masih ada berbagai pertanyaan di diriku. Aku masih belum bisa menerima seutuhnya keadaanku yang sekarang ini sekalipun aku udah berusaha mensyukurinya.
     Permasalahan pokoknya berada di keberanianku. Seperti tadi sore, saat itu aku ada jadwal ekskul basket di sekolah. Namun, karena aku belum mendaftar dan tidak ada teman yang bisa diajak diskusi tentang hal itu aku memutuskan untuk mengecek sendiri ke sekolah. Dan disinilah masalahnya dimulai. Saat aku tiba disana, aku melihat udah banyak anak yang latian. Aku tau aku telat. Dan disaat itu jugalah keraguanku muncul. Setelah melihat sekilas, aku tidak bisa membedakan mana yang kakak kelas dan mana yang merupakan teman seangkatanku. Aku takut jika ternyata disana aku dianggap nelat, gak ada temen seangkatan dan dihukum. Aku belum siap untuk menerima itu semua diawal aku masuk ekskul ini. Ini bisa membuat mentalku makin down. Dan disinilah aku, ditengah-tengah rasa bimbang dan terombang-ambing diatas keraguanku sendiri. Saat itu, dipikiranku hanya ada dua pilihan yaitu pulang atau nekad ikut latihan. Tiba-tiba aku merasakan angin besar yang menggoyangkan pohon-pohon disekitarku yang seakan-akan menyuruhku untuk maju. Aku jadi teringat ketika ada orang yang pernah mengatakan padaku,"Ketika kamu merasa bimbang, sebenarnya alam selalu mendukungmu untuk terus maju. Sayangnya, jarang sekali dari kita yang bisa merasakannya". Aku nggak tau itu bener apa nggak, tapi setelah merasakannya sendiri tadi sore aku jadi merasa jika itu memang bener.
     Oke, kembali ke cerita. Setelah beberapa saat dalam masa-masa bimbangku, akhirnya aku membuat keputusan bahwa aku akan mengambil pilihan.. pulang. Yaa, aku tau aku bener-bener pengecut. Bahkan sangat pengecut. Hanya karena masalah sepele seperti itu aku nggak berani menghadapinya. Pasti itu yang kalian pikirkan kan ? Ya, aku tau itu. Dan aku juga menyadarinya. Tapi ketika kamu sedang dalam situasi sepertiku, kadang kamu pasti akan merasa bingung sebingung-bingungnya. Apalagi jika kamu adalah tipe manusia sepertiku. Itu merupakan tantangan terberat. Ya, aku cuma berharap kedepannya nanti aku bisa menemukan beberapa orang yang bisa dan mau membantuku dalam menyelesaikan masalah-masalah dalam pergaulanku ini. Aku butuh temen yang bisa bener-bener akrab dan bisa mengerti jalan pikirku. Aku sangat butuh itu . . .

Senin, 21 Juli 2014

MOS SMARIHASTA : Second Day (X-1)

     Tuesday, 15 February 2014...
     Hari ini adalah hari kedua MOS di Smarihasta. Tidak berbeda jauh dengan kemaren, pagi ini akupun harus menyapa tiap kakak-kakak OSIS yang dengan setianya menunggu dan menyambut para peserta MOS di gerbang sekolah. Seperti biasa, ada kakak-kakak OSIS yang ramah dan ada juga yang jutek bingits. Pagi itu, aku ingin langsung masuk ke kelas. Lagipula, ngapain juga aku berlama-lama di aula. Ya gak ?
     Saat aku masuk ke kelas, ternyata aku adalah peserta pertama yang datang. Kelas terlihat sangat sepi dan.. dingin. Ya, memang hari itu suhunya cukup rendah. Mungkin dibawah 20 derajat Celcius. Sebenernya, aku nggak berniat datang pagi-pagi seperti ini. Saat itu aku hanya takut telat, tau sendiri kan kalo telat bisa berhadapan sama Tim MOS yang nyebelin itu ? Dan aku nggak mau berurusan dengan orang-orang itu. Beberapa menit menunggu anak lain yang datang, aku menyibukkan diriku dengan keliling-keliling kelas sambil berpikir dan mengamati segala hal yang ada. Aku hanya merasa senang aja, harapanku sejak SMP dulu terwujud. Aku nggak nyangka bisa masuk di SMA harapanku ini. Oleh karena itu, aku berusaha untuk menikmati semua hal yang ada di sini. Awalnya, leinginanku masuk kesini hanya karena 3 alasan. Ya, awalnya aku memang nggak terlalu tau mengenai SMA yang bagus. Aku cuma ngikutin kata hati aja. Alasannya adalah :
   1. Aku mendengar banyak teman dekatku yang bertujuan masuk ke Smarihasta dengan alasan sekolah ini sebagai salah satu sekolah favorit yang posisinya tengah-tengah. Jadi persaingannya nggak terlalu ketat dan aku bisa nyaman karena posisi sekolah ini yang cukup dekat dengan rumahku.
   2. Aku ingin masuk jurusan IPA
   3. Aku ingin masuk ekskul basket dan memulai semuanya dari awal lagi.
Dari ketiga misiku itu, ternyata misi awalku gagal. Ya, teman-teman akrabku yang aku harapkan sesekolah denganku gagal bertahan di seleksi PPDB. Dan sekarang, aku akan mengusahakan misi kedua dan ketigaku sebaik-baiknya. Jika ternyata ketiga misiku gagal semua. Aku nggak tau bakal jadi kayak gimana, seakan-akan aku jadi kehilangan harapan hidupku disana.
     Oke, lupakan aja. Yang terpenting sekarang jalanin dulu aja. Eh, kok aku jadi curcol ya ? Wkwk. Kembali ke cerita. Setelah semua anggota kelas X-1 datang, kami disuruh untuk berkumpul di lapangan untuk melaksanakan apel pagi. Apel pagi inilah yang ditunggu-tunggu dan yang paling greget di acara hari ini. Tau kenapa kan ? Ya, karena di apel pagi ini akan ada lomba yel-yel dan pemberian surat simpati serta antipati pada kakak-kakak OSIS. Sebelumnya, kami bersama-sama latihan yel-yel di dalam kelas, memeriksa barang bawaan anak-anak sekelas dan terakhir berbaris di depan kelas.
     Setelah menjalani apel pagi yang cukup singkat dan sedikit pengumuman tentang pondok ramadhan. Akhirnya kami memulai lomba yel-yel. Sebenernya kelas kami terutama yang cowok kurang berminat ikut lomba ini. Ya karena yel-yel ini diambil dari lagu Girlband JKT48 dan gerakannya pun nggak beda jauh. Tau sendiri kan gimana reaksinya cowok pas ngelakuin yel-yel itu ? Sedikit memalukan, itulah pemikiran kaum adam. Tapi, dengan melakukan lomba yel-yel ini kami mendapat banyak pelajaran yang berarti. Kami belajar tentang arti kekompakan, kebersamaan, keberanian, dan pentingnya berorganisasi. Inilah yel-yel kelas X-1 :

(Nada : Heavy Rotation - JKT48)
               
                                    LARES X-1
Kawanku..
I wait you..
I need you..
Slalu di hatiku
Inilah kami LARES klas X-1
Ceria slalu bersama
                                       Diriku..
                                       Dan kamu..
                                       Selalu..
                                       Berjuang bersama
                                       Kamilah kelas kebanggaan SMARIHASTA
                                       Klas calon duta dunia (2x)

     Setelah kelas kami maju menyanyikan yel-yel dengan penuh semangat dan sedikit rasa malu, akhirnya kami kembali duduk dan menyaksikan kelas lain membawakan yel-yel mereka. Kemudian, dilanjutkan ke acara selanjutnya yaitu penyerahan surat simpati dan antipati ke kakak OSIS. Ini adalah yang paling menegangkan, masalahnya surat ini langsung diberikan ke orang yang bersangkutan. Kalo surat simpati sih biasa aja, yang bermasalah itu yang surat antipati. Tapi mau gimana lagi ? Aku cuma bisa pasrah.
     Setelahnya, kami langsung diajarkan baris-berbaris di lapangan. Tapi ada satu hal yang mengejutkan di sini. Tiba-tiba, Kak Tim MOS yang mengawasi kami marah-marah ke pengajar baris-berbaris dan marah-marahnya itu terlihat membela kami, peserta MOS. Dengan adanya hal itu, kami menyimpulkan mungkin Tim MOS udah mulai melunak. Tapi, hal itu nggak bertahan lama. Setelah masuk kelas, Tim MOS kembali mengintrogasi kelas kami. Tapi meskipun udah nggak ada yang salah, seakan-akan masih ada aja yang salah di depan Tim MOS itu. Ya, sekarang mereka menyalahkan kami karena beberapa isi surat antipati yang kami kirimkan ke mereka terlalu tidak sopan. Mereka jadi makin marah. Selain itu, ketika jam kosong ada kak sie dokumentasi yang datang untuk mengambil foto kelas. Tapi karena koordinasi yang kurang benar, akhirnya terjadi konflik panas di kelas X-1. Kelas ini seakan-akan menjadi ajang kontroversi. Ini makin membuat keadaan kelas jadi makin tegang. Pemikiran kami tentang akting ini jadi mulai goyah. Apa akting bisa sesempurna ini ? Apalagi sampai nangis-nangis gini. Hari itu, MOS pun diakhiri dengan keadaan yang nggak beda jauh dengan kemaren. Dan ini membuat kami merasa makin sumpek dengan adanya MOS ini serta ingin mengakhirinya secepat mungkin.

To Be Continued . . .

Minggu, 20 Juli 2014

MOS SMARIHASTA : First Day (X-1)

     Tanggal 14 - 16 Juli kemaren, aku menjalani MOS di Smarihasta. Ini aku anggap sebagai pengalaman MOS pertama karena meskipun dulu aku pernah melakukan MOS di SMP, itu terlalu mudah. Dan di MOS kali ini, aku memang merasakan perbedaannya. Yaa.. MOS ini memberi kesan yang lebih mendalam dan lebih banyak pelajaran yang bisa diambil. Karena itulah, aku ingin mengabadikannya dalam bentuk tulisan di blog ini.

    Monday, 14 February 2014...
     Hari itu adalah hari pertamaku menjalani MOS. Pada hari itu, aku datang ke sekolah dengan seragam SMP, topi kerucut berhias daun-daun kering, tas dari kain belacu, name tag, dan peralatan lain yang menunjukkan bahwa aku adalah anak MOS. Selain itu, aku juga berkewajiban untuk selalu menyapa dan memanggil kakak-kakak OSIS dengan sebutan "KAK" selama MOS berlangsung. Itu merupakan tantangan terberat bagiku karena itu akan menunjukkan sisi lainku yang biasanya hanya kuperlihatkan pada teman-teman dekatku saja. Ini seakan-akan mengajariku cara menggunakan fake smile. Hngg...
     Hari itu, setelah sebelumnya telah terpilih orang-orang yang akan menemaniku untuk menjalani untaian takdir ini. Teman-teman sekelasku, kakak-kakak PK.. Mereka dan aku memasuki jalan takdir ini. Awalnya, aku duduk bersama teman yang dulu 1 SMP denganku. Sebut saja namanya Rafqi. Namun, pada akhirnya kami terpisahi karena peraturan yang telah diberlakukan. Peraturan itu adalah kami harus duduk sebangku dengan cewek dan yang berbeda sekolah asal. Entah kenapa, saat itu aku duduk bersama seorang cewek yang berasal dari luar daerah. Ternyata, ia berasal dari SMP di daerah Kalimantan. Cukup jauh bukan ? Ia kos di daerah Malang. Aku juga melihat beberapa anak yang ternyata juga kos di Malang. Itu membuatku berpikir, mengapa mereka mencari sekolah yang sangat jauh dari tempat tinggal mereka ? Bukankah ini makin menyulitkan mereka ? Apa yang mereka pikirkan ? Namun, ada satu hal yang aku tau pasti tentang mereka. Mereka pasti anak yang pintar dan memiliki keyakinan yang teguh akan masa depan.
     Oke, kembali ke cerita. Awalnya, aku sama sekali tidak kenal dengan seluruh anggota kelas X-1 ini. Tapi, dengan berjalannya waktu kami saling mengenal karena berbagai kejadian yang seakan-akan telah dibuat secara sengaja. Melalui kebingungan, melalui kekompakan, melalui keharusan untuk mengenal 1 sama lain. Dengan adanya hal itu, aku berhasil akrab dengan beberapa anak, antara lain Maulana, Ulin, Dhika, Firda, Brandis, Neo, Wildhan dan Raafi. Awalnya, kami semua merasa senang dengan segala hal yang terjadi selama MOS berlangsung. Tapi, itu nggak bertahan lama. Ketika acara hampir selesai, tibalah Tim MOS. Tim MOS adalah julukan bagi anggota OSIS yang memiliki tugas dalam hal mendisiplinkan para peserta MOS. Kami juga menyebutnya sebagai Kak ber-bet Hitam. Saat itu juga, semua anak yang biasanya tenang dan sedikit meremehkan tugas MOS mulai terlihat tegang. Hari itu banyak anak yang dinilai salah oleh Tim MOS karena tugas yang kurang benar. Dan di hari itu juga aku pertama kalinya merasakan bagaimana rasanya MOS yang sesungguhnya. Tapi, kami semua tetap berfikir positif bahwa itu semua hanya akting yang biasa dilakukan saat MOS.
    Sebenarnya, kami tidak terlalu sebal pada Tim MOS. Hanya saja, menurut kami mereka juga salah. Masa' kami disuruh tersenyum ketika keadaan sedang serius. Dan jika kami tersenyum, katanya 'cengengesan'. Lagipula, nggak seperti kakak-kakak OSIS yang lain. Tim MOS itu nggak pernah tersenyum sekalipun saat kami semua telah menyapa mereka secara baik-baik. Huh, nyebelin banget kan ? Tapi, tetep aja, kami tidak berani ke mereka. Apalagi setelah melihat kakak-kakak OSIS lainnya yang terlihat sangat tunduk kepada mereka. Bahkan, sang ketua OSISpun juga begitu. Kami juga nggak tega melihat kakak-kakak PK kami yang terus-terusan dimarahi hanya karena kesalahan kecil kami. Bukankah mereka sudah berjuang semampu mereka ? Kenapa masih terlihat salah aja di depan Tim MOS...
    Oke, setelah itu kami kembali meneruskan acara hingga akhir dan berharap-harap cemas agar Tim menyebalkan itu nggak datang ke kelas kita lagi. Tugas untuk hari berikutnya pun makin menantang. Apakah tugasnya ?
   1. Memberi surat simpati + 1 Oreo untuk kakak OSIS yang menurut kami terbaik dan memberi surat Antipati + 1 Beng-beng untuk kakak OSIS yang menurut kami paling jahat. Dan kedua surat itu akan kami berikan secara langsung kepada yang bersangkutan besok pagi di lapangan. OMG !
   2. Membuat yel-yel kelas untuk dilombakan di lapangan besok pagi.
    Itulah beberapa tugas yang diberikan kepada kami hari itu. Maaf cuma nulis segitu, abis banyak banget sih. Aku juga males ngetiknya. Wkwk. Oke, kembali ke cerita. Akhirnya aku memutuskan untuk memberikan surat simpati'ku pada Kak Fira (PK X-1) dan surat antipati'ku ke Kak Silvy (Tim MOS). Hari pertama MOS pun berakhir...

To Be Continued . . .

Sabtu, 05 Juli 2014

The Beginning : (SMARIHASTA)

     Kemaren aku udah melewati PPDB Online sekaligus daftar ulang di cikal bakal sekolah baruku, SMAN 8 Malang. SMAN 8 Malang yang lebih dikenal sebagai Smarihasta merupakan SMA favoritku sejak aku di SMP dulu. Sejak dulu aku sudah banyak berkhayal banyak hal di Smarihasta. Sayangnya, kadang memang kenyataan nggak sesuai dengan harapan. Anggep aja ini yang terbaiklah !
     Kali ini mungkin aku akan sedikit menceritakan mimpi-mimpiku yang tak tercapai itu. Dan mungkin, ini cerita yang dramatis atau bisa dibilang agak membosankan. Tapi, tak apa dong berbagi cerita gini. Aku juga ngerasa nggak enak kalo nanggung semua ini sendirian. Mungkin aja nanti ada anak yang bakal satu sekolah denganku membaca ini lalu bisa berteman denganku di Smarihasta nanti. Mungkin aja kan ? Wkwk. Baiklah, kita mulai aja.
     Awalnya, keinginanku ini timbul karena banyak temen akrabku yang memiliki tujuan yang sama denganku yaitu ke Smarihasta. Aku pun merasa sangat senang, Mengapa ? Jelas dong, aku nggak mau sendirian lagi di awal sekolah nanti. Cukup pengalaman pertamaku di awal SMP dulu ! Mungkin dulu aku masih beruntung karena dibantu oleh Tuhan dalam menemukan teman. Tapi, aku nggak yakin kalo keberuntungan itu datang dua kali menghampiriku. Apalagi awal kelas X ini aku bakal langsung penjurusan. Ini membuat aku makin down kalo aku nggak berhasil masuk IPA. Untuk apa aku urutan 7 saat PPDB kalo semua harapanku sekolah disana nggak ada yang terwujud. Ditambah keadaanku sekarang yang kurang fit. Arrgh.. Ini memusingkan !
    Oke, kembali ke cerita. Awalnya aku menginginkan beberapa anak yang akan bersekolah denganku nantinya. Sebut saja namanya Opik, Pito, Wildan, Hatma, Micin, Caca, dan terakhir Qorie' yang entah berubah pikiran dari SMAN 5 (Smanla) jadi ke Smarihasta ini. Dengan adanya mereka, aku berharap akan lebih mudah mencari teman nantinya bersama dengan mereka. Tapi, mari kita lihat kenyataannya.
   1. Opik = Dia diterima di SMAN 1 (Smansa) karena dia direkomendasikan (baca : disuruh) oleh orang tuanya. Dengan NA yang cukup besar itu, tentu saja dia bisa dipastikan diterima disana tanpa perlu jatuh ke Smarihasta. Aku sendiri sebenarnya bisa masuk sana karena NA'ku lebih tinggi dari dia. Namun, ini tentang kenyamanan selama 3 tahun kedepan. Dan aku merasa lebih nyaman di Smarihasta.
   2. Pito = Awalnya dia mendaftar sama denganku yaitu di Smarihasta, sayangnya NA miliknya nggak bisa bertahan lama dalam proses pergeseran PPDB yang mengerikan itu. Dan kenyataannya, dia diterima di SMAN 9 (Smanawa) setelah tersingkir dari ketatnya persaingan di PPDB Smarihasta. Pilar penting keduaku pun akhirnya juga hilang.
   3. Wildan = Wildan adalah satu-satunya anak yang berhasil masuk di Smarihasta denganku. Meskipun dia kurang akrab denganku, itu udah cukup. Dia adalah salah satu dari beberapa kenalanku (baca : nggak akrab) di Smarihasta.
   4. Hatma = Dia adalah salah satu teman di sekolahku yang katanya mau masuk ke Smarihasta. Sayang, sepertinya NA miliknya juga tidak memungkinkan. Dan sampai sekarang pun aku nggak tau dia jadi masuk mana ?
   5. Micin = Micin adalah panggilanku untuk Rosa. Dia yang merupakan temen SD sekaligus mantanku dulu.   Ia juga berharap bisa masuk Smarihasta. Memang pada hari pertama dan kedua di PPDB, seakan ada harapan besar bahwa dia bisa masuk karena pagu Smarihasta belum penuh. Dia menyimpulkan bahwa tahun ini NUN banyak yang turun dan peminat di Smarihasta berkurang. Ternyata, itu hanyalah ilusi massal. Pada hari terakhir PPDB, ia pun tergeser dengan cepat. Akhirnya ia masuk ke Smanawa, sama seperti Pito.
   6. Caca = Sebenarnya Caca hanyalah kenalanku dulu. Dia memang nggak begitu akrab denganku. Aku hanya berharap ia masuk ke Smarihasta dengan Pito agar aku bisa melihat pertemuan mereka. Maklum, mereka dulu adalah sepasang kekasih. Jika aku bisa melihat hal itu, bisa jadi tontonan yang menarik kan ? Wkwk. Namun ternyata kenyataan berkata lain. Memang Caca sesekolah dengan Pito. Tapi kan aku jadi nggak bisa nggoda'in mereka. Ya, Caca masuk ke Smanawa juga.
   7. Qori = Qori adalah salah satu sahabat dekatku di SMP dulu, lebih tepatnya saat kelas IX dulu. Dia juga merupakan pacar dari sahabatku, Vito. Tapi sepertinya, si Vito nggak terlalu seneng kalo aku terlalu akrab dengan Qori. Apalagi dia tau kalo Qori mau masuk Smarihasta. Awalnya seperti yang lain, dia aman. Tapi, mungkin Tuhan memang punya rencana lain, ia tergeser dari Smarihasta saat waktu pergeseran akan berhenti dalam waktu 1 jam lagi. Mungkin, ini jalan terbaik agar aku nggak lebih bermasalah lagi dengan Vito. Pada akhirnya, Qori masuk ke Smanawa juga (Dan bertemu mantanku serta mantan Vito. Wkwk)
     Ya begitulah kisah SMA-ku dimulai. Aku merasa memang ditakdirkan untuk belajar bergaul. Sendirian. Aku harus mampu beradaptasi dengan lingkungan sekitar, memahami, membuka diri dan selalu melakukan yang terbaik. Mulai hari ini, suratan takdir baru telah dibentuk untukku. Aku nggak tau sama sekali apa yang akan terjadi di masa depan nanti. Aku cuma bisa yakin kalo Tuhan pasti memberi yang terbaik ! Ya, itu pasti. Tapi jujur, aku masih takut. Aku masih memiliki sedikit keraguan dalam hatiku. Tanggal 10 nanti aku sudah mulai Test Psikotest dilanjutkan dengan TPA dan kemudian rentetan kegiatan MOS. Sekarang, aku cuma berharap tuntunan Tuhan nantinya.
    Sebelum aku tutup curcolan panjangku ini, aku ingin sedikit menebak-nebak apa isi pikiran kalian setelah melihat tulisanku ini. Apakah kalian merasa bahwa aku orang yang... galau'an, cerewet, nggak asik, terlalu memikirkan masa lalu, terlalu tegang, lebay dan sejenisnya ? Haha. Aku cuma mau bilang jika kalian menganggap aku begitu. It's okay. Aku nggak masalah, tapi emang ini diriku. Dandy. Dandy yang tanpa manipulasi maupun penuh dengan fake smile dan kebohongan sifat. It's me ! Jika perubahan memang dibutuhkan, maka aku sendiri yang akan mengambil keputusan. Aku tau yang terbaik buat diriku sendiri kok. Aku hanya butuh saran, bukan jawaban. Karena semua di dunia ini adalah misteri yang cukup menyenangkan  untuk dipecahkan. Makasih. ^^


Aku ingin mengenang awal ini. Keep Fighting, Dandy ! :D